Apakah Bunda Mengalami Hal Menyebalkan Ini Saat Hamil?

Apakah Bunda Mengalami Hal Menyebalkan Ini Saat Hamil?

Comments Off on Apakah Bunda Mengalami Hal Menyebalkan Ini Saat Hamil?

Apakah bunda sering mengalami hal yang menyebalkan saat hamil? Seperti saran dan nasihat yang mengganggu, hingga diacuhkan di angkutan umum?

Hal menyebalkan pasti sering kali dialami oleh ibu hamil, namun seringkali juga ibu hamil tidak bisa mengungkapkannya pada orang lain. Ada beberapa hal yang sudah diketahui oleh orang lain, namun bagaimana dengan perjuangan bisu ibu hamil dalam melakukan kegiatan sehari-hari?

Yuk kita simak hal yang menyebalkan yang dialami oleh ibu hamil

  1. Sering Menerima Nasihat Yang Tidak Diinginkan

Kehamilan seolah menjadi magnet tersendiri bagi semua orang untuk memberikan nasihat. Saran ini dan itu seringkali diberikan tanpa diminta, baik pola makan, cara berjalan, dan lain sebagainya. Bagi ibu yang sudah memiliki anak pasti juga terdorong untuk memberikan nasihat pada ibu hamil baru.

Perlu diketahui bahwa seringkali bumil baru akah kuwalahan menerima nasihat tersebut apalagi nasihat yang bersifat memaksa untuk menurutinya. Padahal, setiap ibu berhak memutuskan sendiri apa yang harus ia lakukan pada kehamilannya.

  1. Privasi Mulai Menjadi Hal Yang Tidak Dihargai

Begitu orang tahu bahwa kita sedang hamil, semua akan langsung berebut menanyakan hal pribadi yang tidak seharusnya mereka ketahui. Ucapan selamat yang diiringi dengan pertanyaan, apakah hamil ini direncanakan, mau melahirkan secara Caesar atau normal dan lain-lain. Seolah saat hamil privasi kita bukan menjadi milik kita lagi.

  1. Ibu Hamil Juga Ingin Membicarakan Hal Lain Selain Kehamilannya

Saat mengobrol dengan orang hamil, pasti topiknya tidak akan jauh jauh seputar kehamilan dan bayi. Padahal, ibu hamil juga ingin membicarakan hal lain seperti gossip terbaru, kabar teman lama dan sebagainya.

Tentunya hal ini akan membuat ibu hamil sedih, karena ibu hamil butuh dikenali sebagai dirinya sendiri, bukan hanya sebagai seorang ibu.

  1. Sering Ditanya Jenis Kelamin Bayi

“sudah berapa bulan hamilnya? Bayinya cewek apa cowok?”

“Sudah USG belum? Jenis kelamin jadi cewek apa cowok?”

Pasti bunda sering mendengar pertanyaan itu saat hamil. Teknologi yang semakin canggih memungkinkan kita untuk mengetahui jenis kelamin bayi kita sebelum lahir. Namu, jika bunda ingin merahasiakan jenis kelamin bayi dari orang lain, hal itu sepenuhnya hak sebagai orangtua.

  1. Tidak Tahu Ukuran Badan Sendiri

Begitu menginjak minggu ke 16 kehamilan, ibu hamil pasti merasakan baju-baju tidak lagi muat untuk dipakai. Bila sebelumnya jika kita berbelanja kita tahu dengan pasti ukuran baju kita, kini hal itu tidak lagi berlaku.

Bisa jadi setiap bulan bunda harus membeli baju baru agar bisa mengikuti perkembangan perut yang semakin membesar. Celana pun juga harus yang berpinggang karet  agar bisa melebar saat di pakai.

  1. Baju Hamil Yang Tidak Matching

Selama masa kehamilan, susah sekali untuk mencari baju yang cocok dengan kita. Apalagi jika memiliki badan yang kurang tinggi. Akhirnya, bunda tidak lagi memkirkan tentang penampilan lagi, yang penting muat. Jadi pakaian apapun yang muat dipadupadankan, sehingga baju dan celana yang dipakai tidak senada.

  1. Jadi Objek Tatapan Ditempat Umun

Ibu hamil pasti pernah merasakan menjadi objek tatapan orang saat sedang berada ditempat umum. Entah apa maksud mereka sehingga menatap. Mungkin mereka sedang mempertimbangkan, apakah perut kita yang buncit berisi bayi atauu hanya gumpalan lemak yang menumpuk

Atau mereka juga berpikiran mengapa wanita hamil dibiarkan pergi sendirian, dimana kah suaminya? Padahal ibu hamil bukan berarti tidak bisa melakukan sesuatu secara mandiri.

  1. Diacuhkan Di Angkutan Umum

Saat ini aturan menetapkan kursi prioritas di angkutatan umum sudah di berlakukan. Namun hal ini tidak menjamin ibu hamil mendapatkan tempat duduk. Ada saja orang yang pura-pura tidur atau tidak melihat bahwa didepannya ada ibu hamil yang membutuhkan tempat duduk.

About the author:

Related Posts

ASI Wajib 2 Tahun!

" Rekomendasi WHO dalam World Health Assembly Resolution 54.2, 2001 menyebutkan ASI minimal 2 tahun & MPASI setelah 6 bulan"

Nakibu.com diasuh oleh:

★ Fahmi nurul akbar (penulis, founder herba farmindo - asi booster tea)
★ Rainami (apoteker, tim farmasi herbafarmindo)
★ Li partic (konselor laktasi, penulis, herbalist)

ASI Booster Tea

Melancarkan ASI dalam 24-72 jam. yuks jadi agennya!
hubungi (retail & grosir) :
082302501966
081808544417
085749247620

Back to Top

Please wait...

Yuks, berlangganan informasi gratis!

Masukkan email anda untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Parenting, ASI, dan Menyusui. Gratis!!! (Informasi data pribadi dijamin aman dan tidak disalahgunakan)