Asi kalahkan vaksin dalam cegah kematian bayi

Asi kalahkan vaksin dalam cegah kematian bayi

Comments Off on Asi kalahkan vaksin dalam cegah kematian bayi

Pemberian ASI ternyata 13 persen efektif menurunkan angka kematian bayi. Jika hal ini terus diterapkan di Indonesia, maka kemungkinan besar target MDG’s 2015 akan tercapai.

Hal berikut disampaikan oleh pakar laktasi dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Kemang Medical Care (KMC) Dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC.

“Kematian bayi bisa ditekan dengan ASI. Dan jelas lebih efektif daripada usaha lainnya, seperti vaksin,sanitasi dan sebagainya,” ujar Asti saat seminarBreasfeeding Update in Daily Practice yang diadakan di Hotel Santika Premier, Jakarta, seperti ditulis Kamis (29/8/2013).

Asti mengatakan, ada sembilan usaha intervensi pencegahan yang dapat menyelamatkan bayi. Seperti antibiotik untuk ketuban pecah dini, manajemen suhu bayi baru lahir, tetanus toxoid, pemberian vitamin A, steroif antanatal, kebersihan (sanitasi) yang baik, persalinan bersih, makanan tambahan dan ASI.

 

Baca juga : ini dia snack MPASI pertama yang tinggi nutrisi, sehat, tanpa msg, dan tanpa gula

Ayo bisnis sekaligus bantu ibu menyusui!

“Dari semua indikator, ASI terbukti bisa menolong ibu dan bayinya. Jika dibandingkan dengan sanitasi misalnya, Indonesia saat ini akses air bersih tidak lebih dari 55 peren. Sisanya di daerah banyak yang tidak punya akses air bersih. Jika dibanding ASI, air bersih hanya membantu sekitar 3 persen,” ungkap Asti.

Asti juga menyampaikan, karena banyak tenaga tidak terlatih, banyak bayi juga pada akhirnya diberi empeng. Ini yang menyebabkan angka kematian bayi meningkat karena bayi akan terkena diare. “UNICEF 2013 jelas mengatakan bahwa bayi akan mudah terinfeksi oleh kuman yang masuk dari botol dot atau empeng”.

“Maka itu penting untuk mendorong dan membantu ibu menyusui, antara lain dengan mengembalikan bayi mau menetek kembali,” jelas Asti.

(Fit/Abd)(liputan6com)

Baca juga : ini dia snack MPASI pertama yang tinggi nutrisi, sehat, tanpa msg, dan tanpa gula

Ayo bisnis sekaligus bantu ibu menyusui!

About the author:

Related Posts

ASI Wajib 2 Tahun!

" Rekomendasi WHO dalam World Health Assembly Resolution 54.2, 2001 menyebutkan ASI minimal 2 tahun & MPASI setelah 6 bulan"

Nakibu.com diasuh oleh:

★ Fahmi nurul akbar (penulis, founder herba farmindo - asi booster tea)
★ Rainami (apoteker, tim farmasi herbafarmindo)
★ Li partic (konselor laktasi, penulis, herbalist)

ASI Booster Tea

Melancarkan ASI dalam 24-72 jam. yuks jadi agennya!
hubungi (retail & grosir) :
082302501966
081808544417
085749247620

Back to Top

Please wait...

Yuks, berlangganan informasi gratis!

Masukkan email anda untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Parenting, ASI, dan Menyusui. Gratis!!! (Informasi data pribadi dijamin aman dan tidak disalahgunakan)