Bolehkah Memakai Make Up Saat Hamil?

Bolehkah Memakai Make Up Saat Hamil?

Comments Off on Bolehkah Memakai Make Up Saat Hamil?

Saat sedang hamil, kenyamanan adalah prioritas pertama pada ibu hamil, namun bukan berarti ibu tidak memperhatikan penampilan ya. Meskipun sedang hamil, menjaga penampilan dengan memakai make up boleh dilakukan agar ibu terlihat lebih segar dan percaya diri. Apalagi make up akan membuat wajah ibu lebih bercahaya.

Akan tetapi, anda harus lebih berhati-hati untuk memilih make up yang aman pada saat hamil, karena beberapa kandungan pada make up dapat mengganggu tumbuh kembang janin pada kandungan loh!

Bahaya Kah Memakai Make Up Saat Hamil?

Pada dasarnya, tidak semua jenis make up atau kosmetik berbahaya bagi ibu hamil. Yang perlu anda perhatikan bukanlah jenis makeup-nya melainkan kandungan bahan-bahan kimia yang terkandung dalam berbagai kosmetik atau produk kecantikan yang anda gunakan. Adapun produk-produk kosmetik tertentu dibuat dengan kandungan kimia yang sangat keras dan bahaya jika diserap dalam tubuh.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa zat-zat kimia tertentu seperti paraben, memiliki kaitan denga risiko bayi lahir cacat, prematur, hingga keguguran.

Karena hal ini, bukan berarti Bunda harus menghindari untuk memakai makeup saat hamil. Bunda boleh memakai makeup, namun perhatikan terlebih dulu kandungan yang terdapat pada produk kecantikan tersebut.

Efek Makeup Pada Janin

Sebuah penelitian yang dilakukan di Brooklyn, Amerika Serikat mengungkapkan bahwa sebaiknya ibu hamil lebih berhati-hati untuk menggunakan kosmetik saat hamil. Karena, efek bahan kimia yang terkandung pada makeup tak hanya berbahaya untuk kulit ibu yang menjadi lebih sensitif, tetapi juga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin.

Bahan-bahan Kosmetik Yang Harus Dihindari

Beberapa kandungan pada kosmetik berikut yang perlu bunda hindari saat ingin membeli produk kecantikan. Karena bahan-bahan pada kosmetik tersebut berpotensi membawa dampak buruk pada janin anda.

  1. Merkuri

Bunda pastinya sudah pernah membaca atau mendengar berita tentang betapa berbahayanya kandungan merkuri pada kosmetik, sehingga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) harus menariknya dari pasaran.

Tentu saja, kosmetik yang mengandung merkuri tidak masuk kedalam daftar kosmetik yang aman untuk ibu hamil. Hal ini dikarenakan merkuri dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal pada ibu hamil, begitu pula dengan janin dalam kandungan.

Umumnya kandungan merkuri ditemukan pada kosmetik pemutih instant dan bedak yang menjanjikan kualitas tahan lama serta anti luntur.

  1. Retinoid

Turunan vitamin A yang terkandung pada kosmetik ini berbahaya untuk janin pada kandungan. Tentu saja Vitamin A sangat baik untuk kesehatan terutama mata. Zat retinoid yang terdapat pada krim anti jerawat, pelembab, ini dapat mengganggu perkembangan janin dalam kandungan. Para ahli menyebutkan bahwa janin yang sering terpapar retinoid berisiko lahir cacat baik fisik maupun mental.

  1. Paraben

Jenis pengawet ini seringkali digunakan untuk menambah daya simpan produk kecantikan dan mencegah pertumbuhan bakteri pada kosmetik. Beberapa jenis paraben seperti butyl paraben dan propyl paraben biasa ditemukan pada lipstick, bedak, masker, scrub, dll.

Penggunaan paraben yang berlebihan dapat memicu alergi seperti kulit kemerahan, iritasi, dan dapat mengacu bayi lahir prematur. Sebaiknya hindari pemakaian produk kecantikan yang mengandung paraben ini selama masa kehamilan.

  1. Salicylic Acid

Salicylic Acid atau nama yang biasa tertera di kemasan adalah Beta Hydroxid Acid atau BHA. Kandungan ini biasanya terdapat pada obat jerawat, cleanser, dan toner, berfungsi untuk mengurangi minyak pada wajah dan membersihkan sel-sel kulit mati.

Namun, kandungan ini sangat tidak disarankan untuk ibu hamil. Sebab, penggunanaan kosmetik yang mengandung Salicylic Acid dapat menyebabkan cacat pada janin dalam kandungan dan mengalami kompllikasi kandungan pada ibu hamil.

  1. Oxybenzone

Senyawa yang biasanya terdapat pada tabir surya ini berisiko menimbulkan alergi seperti kemerahan dan gatal pada kulit. Oxybenzone atau Benzophenone-3 ini bekerja layaknya hormon esterogen pada tubuh. Hormon esterogen memang dibutuhan saat dan sesudah hamil. Namun penggunaan yang berlebihan akan memberikan dampak buruk pada janin.

Lantas apakah dengan hal ini bunda tidak diperbolehkan untuk menggunakan makeup sama sekali? Jawabannya, boleh saja. Asalkan bunda harus lebih berhati-hati saat memilih produk kecantikan yang aman untuk ibu dan janin dalam kandungan.

Pilihlah kosmetik yang terbuat dari bahan-bahan alami sebagai bahan dasar pembuatannya demi kesehatan bunda dan janin.

About the author:

Related Posts

ASI Wajib 2 Tahun!

" Rekomendasi WHO dalam World Health Assembly Resolution 54.2, 2001 menyebutkan ASI minimal 2 tahun & MPASI setelah 6 bulan"

Nakibu.com diasuh oleh:

★ Fahmi nurul akbar (penulis, founder herba farmindo - asi booster tea)
★ Rainami (apoteker, tim farmasi herbafarmindo)
★ Li partic (konselor laktasi, penulis, herbalist)

ASI Booster Tea

Melancarkan ASI dalam 24-72 jam. yuks jadi agennya!
hubungi (retail & grosir) :
082302501966
081808544417
085749247620

Back to Top

Please wait...

Yuks, berlangganan informasi gratis!

Masukkan email anda untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Parenting, ASI, dan Menyusui. Gratis!!! (Informasi data pribadi dijamin aman dan tidak disalahgunakan)