Indahnya Berjilbab

Indahnya Berjilbab

Comments Off on Indahnya Berjilbab

Kata jilbab sudah tidak asing lagi bagi kita. Begitu mendengar kata jilbab, pasti terbayang kain yang menutup kepala. Namun makna sebenarnya lebih dari itu. Para muslimah yang belum memakainya pun sebenarnya menyadari keindahan berjilbab. Mereka mengaku lebih cantik ketika berjilbab dan suatu saat akan memakainya. Islam mewajibkan seorang wanita menjaga dan memelihara dirinya. Perintah memelihara diri tersebut diwujudkan dalam bentuk hijab. Dengan berhijab, wanita akan aman dari penglihatan laki-laki yang bukan mahramnya. Hijab bisa berbentuk selalu tinggal di rumah, atau memakai jilbab jika ke luar rumah untuk menunaikan keperluannya. Mengapa wanita sedemikian “disembunyikan” dari pandangan laki-laki yang bukan mahramnya? “Wanita itu aurat. Jika ke luar rumah, setan menaunginya.” (HR. Tirmidzi, Thabrani, dan Ibnu Majah)

Ketika wanita ke luar rumah, setan akan membuatnya tampak menarik sedemikian rupa di mata laki-laki. Keindahan wanita dapat mengundang laki-laki untuk mengganggu dan menggodanya. Karena wanita begitu berharga dan terhormat, untuk melindunginya, Islam telah mengatur agar auratnya tidak dapat dilihat oleh laki-laki asing dengan perintah berjilbab.

Jilbab sebenarnya berbeda makna dengan kerudung. Kerudung atau yang disebut juga dengan khimar, adalah penutup kepala, leher, dan dada. Adapun jilbab adalah kain yang menutupi seluruh tubuh dan kepala sampai kaki. Ada istilah lain lagi, yaitu hijab. Hijab intinya adalah pembatas. Makna hijab yang pertama adalah seperti tabir pembatas antara wanita dan laki-laki yang bukan mahram. Jika istri-istri Nabi saw. harus berbicara dengan laki-laki yang bukan mahram, mereka berhijab dan berbicara di balik tabir. Maka laki-laki yang bukan mahram itu tidak dapat melihat istri-istri Nabi saw. secara langsung.

Makna hijab yang kedua adalah pembatas yang menempel pada tubuh sebagai pengganti tabir yang biasanya digunakan dalam ruangan. Jika istri-istri Nabi saw. hendak pergi keluar, mereka harus menutup wajah dan seluruh tubuhnya. Hal itu dilakukan untuk mencegah istri-istri Nabi saw. dari penglihatan kaum laki-laki. Ketika perintah berjilbab turun, yaitu pada surah An-Nur ayat 31, para wanita muslimah langsung memotong pakaian yang dimiliki untuk menutup wajah dan dada mereka. Begitu tingginya ketakwaan mereka. Bayangkan, mereka tidak diceritakan menjahit kerudung terlebih dulu atau pergi ke pasar untuk melengkapi penutup tubuh mereka.

Mereka langsung mengambil apa yang ada untuk menutup tubuh mereka. Sementara itu, kita? Biasanya kita masih beralasan ini dan itu atau menunggu hidayah datang kan? Sebelum perintah berhijab turun, suatu ketika Saudah (salah seorang istri Rasulullah saw.) keluar rumah untuk buang hajat. Saudah adalah wanita bertubuh besar sehingga bisa langsung dikenali jika berpapasan denagn orang yang mengenalnya. Di perjalanan, Umar melihatnya, lalu berkata, “Wahai, Saudah, kami sungguh masih dapat mengenalimu. Oleh karena itu, pertimbangkanlah kembali bagaimana cara engkau keluar.” Mendengar ucapan Umar itu, Saudah langsung berbalik pulang dengan cepat. Pada saat itu, Rasulullah saw. tengah makan malam di rumah Aisyah dan di tangan beliau tergenggam minuman. Ketika masuk ke rumah, Saudah langsung berkata, “ Wahai, Rasulullah, baru saja saya keluar untuk menunaikan hajat. Akan tetapi, Umar lalu berkata begini dan begini kepada saya.”

Tiba-tiba turunlah wahyu kepada Rasulullah saw. Ketika wahyu selesai dan beliau kembali ke kondisi semula, minuman yang ketika itu beliau pegang masih tetap berada di tangannya. Rasulullah saw. lalu berkata, Sesungguhnya telah diizinkan bagi kalian keluar rumah untuk menunaikan hajat kalian.” Wahyu yang turun tersebut adalah surah Al-Ahzab ayat 59, yang memerintahkan istri-istri Nabi saw. dan kaum muslimah mengulurkan jilbab ke seluruh tubuh mereka.

 

Sumber : Jilbab BUKAN Jilboob

Penulis : Li Partic

About the author:

ASI Wajib 2 Tahun!

" Rekomendasi WHO dalam World Health Assembly Resolution 54.2, 2001 menyebutkan ASI minimal 2 tahun & MPASI setelah 6 bulan"

Nakibu.com diasuh oleh:

★ Fahmi nurul akbar (penulis, founder herba farmindo - asi booster tea)
★ Rainami (apoteker, tim farmasi herbafarmindo)
★ Li partic (konselor laktasi, penulis, herbalist)

ASI Booster Tea

Melancarkan ASI dalam 24-72 jam. yuks jadi agennya!
hubungi (retail & grosir) :
082302501966
081808544417
085749247620

Back to Top

Please wait...

Yuks, berlangganan informasi gratis!

Masukkan email anda untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Parenting, ASI, dan Menyusui. Gratis!!! (Informasi data pribadi dijamin aman dan tidak disalahgunakan)