Irwansyah Pedagang Tangguh Suami Berhati Teduh

Irwansyah Pedagang Tangguh Suami Berhati Teduh

Comments Off on Irwansyah Pedagang Tangguh Suami Berhati Teduh

“Bagaimana kalau kita minta Mas Irwansyah melantunkan ayat dalam Kitab Suci Al-Qur’an sedikit saja?”

Mendadak, ballroom tempat berlangsungnya acara riuh dengan tepuk tangan penuh semangat dari hadirin. Mereka tentu penasaran dan ingin menyimak lantunan ayat suci dari artis sekaligus pebisnis ini.

“Wah, bagaimana ya, Saya bukan ustadz, jadi mohon maaf kalau ngaji masih seadanya…” Irwansyah merendah. Mata beningnya memancarkan sikap tersipu malu, sekaligus kesantunan yang tak dibuat-buat. Hadirin masih bersemangat. Pembawa acara juga terus memompa nyali irwan, agar ia bersedia menghadiahkan bacaan Al-Qur’an.

Sejurus kemudian, ballroom hening. Nuansa syahdu terukir, manakala ayat suci terdengar, memenuhi seluruh ruangan. Irwan mengaji. Suaranya teduh sekali, dengan makhroj dan tajwid yang tertata rapi.

Sang istri, Zaskia Sungkar menatap kagum dan bangga dengan sosok suami. Apa rahasia rumah tangga sakinah, mawaddah wa rohmah yang menyelimuti pasangan ini? Berikut hasil perbincangan kami:

Anda berdua senantiasa tampil kompak, romantis, saling mendukung. Bisa dibagi tips mengarungi rumah tangga untuk para pembaca NH?

Kiat yang senantiasa kami pegang dan praktikkan adalah, harus kerap berkomunikasi. Hal “nggak penting” aja pasti kami tanyakan satu sama lain. seperti ‘udah makan, belum?’

Meskipun tampak remeh, hal-hal semacam ini menjadi satu faktor penjaga keharmonisan rumah tangga. Karena dengan menanyakan perkara ringan, itu menunjukkan perhatian yang sesungguhnya bagi pasangan. Biasanya yang suka nanya ‘udah makan, belum?’ itu anak-anak muda yang sedang jatuh cinta kan, hehehe.
Padahal semestinya hal ini adalah kebiasaan yang harus dirutinkan pasangan yang telah berumah tangga.

Kenapa? Karena itu justru bisa menjadi perekat pernikahan. Hal-hal semacam itu kami maintain. Bisa jadi resep rumah tangga harmonis. At least dengan bertanya hal sederhana, bisa menjadi sarana untuk bahan komunikasi.

Anda dan Zaskia juga semakin intens mendekatkan diri dan berjuang di jalan yang diridhoi Sang Khalik. Apa saja yang Anda lakukan?

Selain bergabung dengan komunitas dan aktif di sejumlah kajian keislaman, Alhamdulillah, kami mendapatkan hidayah dan kemudian dari Allah SWT untuk membangun pesantren. Berada di kawasan Bintaro, Jakarta, pesantren itu kami beri nama Al-Ukhuwah.

Ada cerita terkait awal mula saya dan istri berniat membangun pondok pesantren. Begini, dulunya Zaskia sempat merasakan menjadi seorang santri. Karena itulah, kami sangat ingin berbagi pengalaman, utamanya kepada adik-adik kecil yang berasal dari keluarga kurang mampu. Jadi sedari kecil. anak-anak sudah mulai dipupuk terkait hal pendidikan Islam.

Selain itu, saya sendiri ketika masih kecil, pernah bercita-cita ingin menjadi seorang ustadz. Tugas amat mulia harus diemban ustadz, karena ia berdakwah dan menyiarkan agam Islam di berbagai pelosok daerah.

Semoga dengan adanya pesantren ini, bisa menjadi sarana dakwah sekaligus memotivasi agar kami kian semangat dalam menggali ilmu agama.

Sampai saat ini, saya masih kerap memperdalam ilmu seputar mengaji dan mempelajari kajian kitab suci. Dengan adanya pesantren, semakin mendekatkan kami dengan ustadz maupun ustadzah. Alhamdulillah ini menjadi fasilitas tersendiri, karena kami bisa bertanya banyak hal seputar agama.

Ke depan, rencana bisnis apa lagi yang akan Anda berdua jalankan?

Alhamdulillah, istri saya dan partner bisnisnya membuka pusat oleh-oleh Surabaya Snow Cakes dan respon masyarakat sungguh luar biasa. Kami berharap, bisnis ini menjadi jalan untuk meraih sekaligus menyalurkan rezeki. Atas izin Allah SWT, kami bisa berkarya sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada saudara muslim dan muslimah. Ini satu bentuk peluang beramal, yang semoga bisa kami jalankan dengan lebih baik lagi.

Yang jelas, kami ingin segala sesuatu dijalani, dalam rangka untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kalau nguber target buat dunia, nggak akan kelar. Tapi kalau kita berusaha meraih ridho-Nya Allah, bakal jauh lebih berkah.

Yang banyak ditanyakan orang, tentu mengenai anak. Kami percaya bahwa Allah SWT akan memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya. Yang penting, kami berdoa berusaha dan bertawakkal. Zaskia dan saya setiap umroh juga selalu berdoa memohon keturunan anah yang sholih dan sholihah.

(Majalah Nurul Hayat)

About the author:

ASI Wajib 2 Tahun!

" Rekomendasi WHO dalam World Health Assembly Resolution 54.2, 2001 menyebutkan ASI minimal 2 tahun & MPASI setelah 6 bulan"

Nakibu.com diasuh oleh:

★ Fahmi nurul akbar (penulis, founder herba farmindo - asi booster tea)
★ Rainami (apoteker, tim farmasi herbafarmindo)
★ Li partic (konselor laktasi, penulis, herbalist)

ASI Booster Tea

Melancarkan ASI dalam 24-72 jam. yuks jadi agennya!
hubungi (retail & grosir) :
082302501966
081808544417
085749247620

Back to Top

Please wait...

Yuks, berlangganan informasi gratis!

Masukkan email anda untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Parenting, ASI, dan Menyusui. Gratis!!! (Informasi data pribadi dijamin aman dan tidak disalahgunakan)