Tips Mengatur Pola Makan Anak Yang Susah Makan

Tips Mengatur Pola Makan Anak Yang Susah Makan

Comments Off on Tips Mengatur Pola Makan Anak Yang Susah Makan

Setelah perjuangan memperkenalkan makanan pada anak, bunda harus siap menghadapi jika anak tidak mau makan. Agar anak tidak kelaparan dan nutrisi anak tetap terpenuhi, bunda harus mengatur pola makan anak agar mereka mau makan.

Balita usia 1-3 tahun cenderung memakan semuanya, dari mulai buah-buahan, sayuran, sereal, roti, dan nasi. Oleh karena itu, pola makan anak mencakup berbagai jenis makanan.

Namun, sebagian besar balita suka pilih-pilih makanan karena nafsu makan balita bisa berubah setiap harinya.

Jadi, ide tebaik dalam memberi makan balita adalah dengan tiga kali makanan utama, dan dua kali cemilan diantara makanan utama tersebut.

Apa Yang Harus Di Ingat Saat Mengatur Pola Makan Anak?

  1. Makanan Utama Dan Camilan

Tawarkan pada balita makanan utama dan camilannya pada saat yang bersamaan. Jadi, jika ia sedang tak ingin makan yang satu, si kecil tetap bisa mengunyah makanan yang lainnya.

Cara ini juga bisa membantu Bunda menganalisis makanan yang si kecil sukai dan berapa banyak kebutuhannya.

  1. Tawari Anak Minum Di Sela-sela Makan

Memberi anak terlalu banyak cemilan dan minnuman dapat merusak nafsu makannya. Perutnya akan cepat kenyang dengan makanan ringan yang tak memiliki nutrisi dan gizi yang dibutuhkan untuk perkembangannya.

Sebaiknya tawarkan air putih di sela waktu makan. Jika bunda ingin memberinya jus, pastikan alami tanpa gula dan susu tambahan.

  1. Perhatikan Asupan Permen dan Makanan Manis

Saat bunda menawari si kecil hidangan penutup, coba hindari makanan atau minuman yang mengandung gula yang tinggi. Biasanya makanan yang mengandung gula tinggi biasanya rendah nutrisi dan mineral.

Sebagai gantinya, bunda bisa berikan ia buah-buahan segar seperti mangga, ataupun stroberi.

  1. Jauhi Makanan Yang Difortifikasi

Bagi parents yang belum paham, makanan yang difortifikasi adalah makanan yang diperkaya dengan nutrisi tambahan.

Makanan yang difortifikasi ini sebenernya tak sehat bagi balita. Jadi, hindari bahan makanan fortifikasi seperti kedelai, beras, susu almond maupun minuman lainnya.

Jangan pernah menjadikannya sebagai menu sarapan utama anak. Sebagai gantinya, berikan ia susu sapi murni atau ASI jika ia masih berada dibawah 2 tahun.

  1. Selalu Awasi Balita Anda

Saat menghidangkan makanan, pastikan semua makanan sudah dipotong kecil-kecil sesuai dengan kemampuan anak mengunyah dan menelan makanannya.

Selalu awasi anak saat makan, sehingga ia terhindar dari bahaya tersedak. Dan juga waktu makan adalah saat-saat yang tepat untuk melakukan bonding dengan buah hati.

  1. Biarkan Anak Yang Memutuskan

Banyak ibu yang merasa melakukan kesalahan karena telah memaksa anak untuk makan.

Wajar bagi balita untuk mengukur berapa banyak yang ingin mereka makan dan kapan akan makan. Terkadang mereka menolak makanan baru atau berubah pikiran sebelum menggigitnya.

Cara terbaik adalah dengan menguji apa yang sedang ia sukai dan apa yang ia tidak sukai.

  1. Makanan Rumahan

Tak perlu diingatkan lagi bahwa makanan terbaik untuk anak yang sedang tumbuh kembang adalah makanan yang dibuat sendiri dirumah. Daripada memperkenalkan si kecil dengan makanan cepat saji atau junk food, lebih baik untuk menyiapkan sendiri makanan untuk si kecil.

Bunda, bisa memberinya mulai dari yogurt dengan stroberi, sayuran kukus, hingga roti.

About the author:

Related Posts

ASI Wajib 2 Tahun!

" Rekomendasi WHO dalam World Health Assembly Resolution 54.2, 2001 menyebutkan ASI minimal 2 tahun & MPASI setelah 6 bulan"

Nakibu.com diasuh oleh:

★ Fahmi nurul akbar (penulis, founder herba farmindo - asi booster tea)
★ Rainami (apoteker, tim farmasi herbafarmindo)
★ Li partic (konselor laktasi, penulis, herbalist)

ASI Booster Tea

Melancarkan ASI dalam 24-72 jam. yuks jadi agennya!
hubungi (retail & grosir) :
082302501966
081808544417
085749247620

Back to Top

Please wait...

Yuks, berlangganan informasi gratis!

Masukkan email anda untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Parenting, ASI, dan Menyusui. Gratis!!! (Informasi data pribadi dijamin aman dan tidak disalahgunakan)