Tongue Tie

Tongue Tie

Comments Off on Tongue Tie

Tonguetie dalam bahasa medis disebut sebagai akyloglossia, dimana terdapat terdapat frenulum lingua (jaringan pengikat dibawah lidah) yang pendek sehingga dapat mengganggu gerakan lidah.

 

Type tonguetie ada bermacam2, namun yg saya coba bawa yg ada 4 menurut Corylos Elizabeth Coryllos, MD, MSs, FAAP, FACS, FRCSc, IBCLC yang tercantum dalam publikasi AAP 2004.

 

Type 1 tonguetie adalah anterior , atau di depan dengan bentuk lidah khas seperti ba

 

tonguetie type 2 atau medial (ditengah)

 

Tonguetie type 3 atau posterior (dibelakang)

 

Tonguetie posterior type 4 , yg dapat diketahui dengan perabaan khusus

 

dan #tonguetie submucosa (ini sangat menempel dengan bagian bawah lidah)

 

Tonguetie posterior type3,4 dan submucosa ini tidak kelihatan. Dan sayangnya masi banyak rekan sejawat medis yg tidak mengetahuinya, sehingga menganggap bayi lahir tanpa tonguetie. Akan terlihat bbrp hari-minggu-bulan setelah bayi lahir, dgn keluhan bermacam, akibat tonguetie tidak terdeteksi

 

Pengaruhnya dengan menyusui, ini lumayan besar. Dan bayi lahir dgn tonguetie dapat menjadi masalah dalam menyusui karna mempengaruhi latchOn yang kurang baik

 

Spt kita tau, menyusui itu memerah areola PD dengan lidah (untuk mengeluarkan ASI), lalu ASI baru dihisap. Sehingga, gerakan lidah sangat berpengaruh. Pada bayi dengan tonguetie , gerakan lidah sangat terbatas. Membuat lidah bayi gagal memerah areola PD dengan baik, karena tidak cukup panjang dan bebas gerakan lidahnya. Sehingga, lidah bayi tonguetie hanya sampai pada memeberkesudahan &

Akibat bayi lahir dengan tonguetie:

 

Akibat tonguetie bermacam-macam, pada Ibu dan Bayi.

 

Pada Ibu :

 

Puting lecet tidak berkesudahan &

produksi ASI ibu yang berkurang,

 

PD ibu sering sumbat ASI dengan adanya mungkin nipple pore (seperti jerawat pada puting),  atau PD terasa penuh terus dan sulit dikosongkan dengan terabanya benjolan didalam PD.

 

Puting berbentuk runcing sehabis menyusui krn jepitan/perahan lidah bayi dengan tongue tie pada puting.

 

Puting bentuk tajam/miring setelah menyusui

 

Hal diatas karena PD tdk dapat dikosongkan dengan baik karena hisapan bayi yg kurang optimal krn gagalnya latchOn akibat bayi dengan tonguetie.

 

Pada bayi dapat ditemui hal ini:

Muncul blister (gelembung isi cairan) spt lecet kl kita pk sepatu baru, pada daerah bibir bayi krn terbentuk gesekan saat bayi menyusu dgn latchOn yg kurang baik

 

Baby menyusu lama (>30menit) namun terus rewel, atau kelelahan dan tidur. Terdapat tonguetie atau rewel saat mau menyusui diawal karena sulit latchOn

 

latchon split terus sehingga areola masi tersisa banyak

 

BB kurang dr normal atau BAK<6x pada usia 6hari keatas pdhl baby spt terus menyusu.

 

baby K, usia 33hari dengan tonguetie antero-medial

 

Intervensi pada tonguetie dipertimbangkan dan sebaiknya dilakukan bila sejak dini saja sudah mengganggu proses menyusui. Karena bila tidak dilakukan, beresiko mengganggu tumbuh-kembang oral, termasuk oral hygiene, dan kelancaran anak saat berbicara terutama saat mengucapkan konsonan : S, M, L, R, D.

 

Incisi tonguetie adalah prosedur yang cukup aman.Terutama pada yang tipe tipis dan didepan-tengah. Dan pada bayi usia awal karena anatominya yang belum berkembang seperti pembuluh darah yang lebih besar.

 

Prosedur khusus yang lebih mendalam dapat dilakukan untuk kasus tongue tie yang lebih sulit seperti dengan jaringan yang tebal, maupun tipe submucosa, dan dibutuhkan penanganan dokter Bedah khusus seperti Sp Bedah Mulut/Sp Bedah Anak atau bila anak sudah makin besar (usia diatas 1 tahun).

 

Informasi pelancar asi dan menyusui baca juga di www.asi.web.id

 

#TongueTie #lidahpendek #menyusuilama #putinglecet #beratbadankurang #insisi #ASI #ASIP #asiperah #menyusui #asiboostertea #asilancar #pelancarasi #solusiasiseret #caramengatasiasisedikit #asideras #boosterasi #ampuh #bagus #manjur #lancar #berkhasiat #aman #halal #busui #ibumenyusui #bumil #ibuhamil

About the author:

ASI Wajib 2 Tahun!

" Rekomendasi WHO dalam World Health Assembly Resolution 54.2, 2001 menyebutkan ASI minimal 2 tahun & MPASI setelah 6 bulan"

Nakibu.com diasuh oleh:

★ Fahmi nurul akbar (penulis, founder herba farmindo - asi booster tea)
★ Rainami (apoteker, tim farmasi herbafarmindo)
★ Li partic (konselor laktasi, penulis, herbalist)

ASI Booster Tea

Melancarkan ASI dalam 24-72 jam. yuks jadi agennya!
hubungi (retail & grosir) :
082302501966
081808544417
085749247620

Back to Top

Please wait...

Yuks, berlangganan informasi gratis!

Masukkan email anda untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Parenting, ASI, dan Menyusui. Gratis!!! (Informasi data pribadi dijamin aman dan tidak disalahgunakan)