Waspadai Bahaya Main HP Saat Menyusui

Waspadai Bahaya Main HP Saat Menyusui

Comments Off on Waspadai Bahaya Main HP Saat Menyusui

Apa yang biasa bunda lakukan saat menyusui si kecil? Bermain gadget? Atau mengajak si kecil untuk mengobrol?

Sebagai ibu yang hidup di jaman yang mengutamakan gadget, social media, HP adalah suatu hal yang biasa digunakan, dimanapun, dan kapanpun. Bahkan saat menyusui si kecil, terkadang kita juga sering memainkan gadget. Namun, tahukah bunda ada momen berharga yang terlewatkan saat bunda lebih sibuk bermain HP daripada melihat si kecil saat menyusui?

Adapun cerita dari seorang Ibu yang memutuskan untuk berhenti bermain HP saat menyusui bayinya, Ia sadar jika memperhatikan anaknya jauh lebih bermanfaat dibandingkan jika dirinya bermain HP saat menyusui, dan dia memutuskan untuk lebih memperhatikan anaknya dibandingkan bermain HP.

“Baru saja, setelah sekian lama, aku mulai menyadari bahwa ada begitu banyak kerugian yang aku buat. Begitu banyak hal tentang anakku yang hilang”.

“Ponselku menyimpan apapun di memorinya dan aku punya banyak waktu untuk mengaksesnya, sedangkan bayiku tidak punya. Jika aku kehilangan waktu bersama bayiku, maka waktu itu akan hilang selamanya”.

“Aku tidak mau ketinggalan apapun soal bayiku. Aku kini punya aturan ‘tidak boleh main ponsel saat sedang mengasuh’. Dan tidak akan mengubahnya demi apapun di dunia ini”.

Hal semacam itu juga banyak terjadi di Indonesia, ibu yang menyusui sambil bermain HP. Berikut beberapa opini dan pengalaman beberapa Ibu Menyusui dalam diskusi grup Best Bunda.

“Saya menyusui sambil main hp, alasannya biar gak ikut ketiduran pas menidurkan bayi,” kata Bunda Nina.

Ada juga ibu yang dulunya suka main hp sambil menimba ilmu tentang parenting, namun akhirnya berhenti.

“Saya dulu pas lagi cuti kerja iya, sekarang engga.” Kata Bunda Fury.

“Karena dulu pas lagi cuti 24 jam sama anak, jadi pas nyusuin anak, menurutku itu kesempatan buat baca-baca tentang dunia bayi dan ibunya. Sekarang udah hampir tidak pernah, karena waktu sama anak udah kepotong kerja. Jadi pas sama anak, maksimalin banget, pas nyusuin juga ga maen HP lagi, tapi fokus lihat ke anak, elus-elus anak dengan penuh cinta,” lanjutnya.

Lain lagi dengan cerita Bunda Azizah, dia tetap bermain hp namun dengan mengaktifkan flight mode.

“Aku dulu juga pernah sambil main hp tapi sinyalnya aku matikan dan ubah ke mode pesawat jadi gak ada radiasi” Bunda Azizah

Nah, itu tadi beberapa pengalaman dan opini tentang penggunaan HP saat menyusui, sekarang yuks! Kita bahas efek bahaya bermain hp saat menyusui, apa saja bahayanya? dan Apakah benar jika hp di mode pesawat tidak akan ada radiasi yang berakibat buruk?

Waspadai Efek Bermain Ponsel Saat Menyusui

Radiasi

Adapun efek buruk dari bermain HP dekat dengan anak salah satunya yaitu Radiasi. Radiasi adalah energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau gelombang. Radiasi yang dihasilkan pada ponsel yaitu Sinar-X, Sinar Ultraviolet, Gelombang Mikro, Radiasi elektromagnetik frekuensi rendah, Radiasi yang ditimbulkan oleh Teknologi nirkabel wifi atau wireless. Jadi meski dalam mode pesawat tetap akan ada radiasi, hanya saja berkurang efeknya. Paparan radiasi ini akan memperngaruhi perkembangan otak bayi terutama bayi berusia kurang dari 6 bulan.

Bonding dengan si kecil berkurang

Bunda Anisa memiliki pengalaman kehilangan bonding dengan bayinya. Ia berharap bisa terhibur dengan memegang hp, namun bayinya pintar, minta terus diperhatikan.

“Zimraan kerasa kalo pas nyusu sambil umminya main hape, mesti rewel, entah dipake main atau dilepas. Kalo tak taruh hapenya, fokus ke dia, baru balik nyusu lagi,” ujar Bunda Anisa.

Berkurangnya ikatan antara ibu dan bayi atau bonding. Kenyamanan ibu dan bayi saat menyusui bisa didapat dari kontak mata dan fokus ibu. Fokus pada bayi juga membantu ibu mengetahui apakah bayi sudah selesai menyusui atau belum? apakah bayi sudah kenyang? Hal ini penting sebagai pendukung terlaksananya ASI Eksklusif selama 6 bulan dan wajib ASI hingga 2 tahun.

Stimulasi dilakukan kepada bayi dengan berbagai cara salah satunya dengan mengajaknya berbicara, menyentuh, atau mengajak senyum. Hal-hal seperti itu dapat meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi atau bonding.

Menghambat aliran oksitosin

Efek lainnya adalah menghambat hormon oksitosin yang sama sama kita ketahui hormon ini memiliki peran penting dalam hal menyusui. Membuat saluran ASI lebih lebar, membuat ASI mengalir lebih mudah. Hormon oksitosin diproduksi lebih cepat dari hormon prolaktin, bahkan hormon ini dapat bekerja sebelum bayi mulai mengisap.  Selain itu hormon ini juga berperan dalam kontraksi rahim bunda pasca melahirkan yang sangat berguna untuk mengurangi pendarahan dan membantu mengembalikan kondisi rahim pasca melahirkan.

Kehilangan momen dengan anak

Konsentrasi yang terbagi saat bunda menyusui sambil bermain HP secara tak sadar bunda telah menghilangkan waktu dan momen bersama si kecil, mengabaikan kontak mata yang dibangun bayi berarti melewatkan momen untuk memperhatikan bayi, biasanya bayi akan menatap ke arah mata ibu, saat menyusui. Momen inilah terjadi kontak mata antara ibu dan bayi sehingga menjadi saat yang baik untuk berkomunikasi, bunda bisa mengajaknya berbicara dan tersenyum.

Anak bisa kesakitan

Selain itu resiko hp terjatuh dan membahayakan bayi juga dapat terjadi, bisa karena faktor ketidaksengajaan atau karena faktor mengantuk. Akibatnya membahayakan si kecil. Hal ini senada dengan pengalaman Bunda Risa.

“Dulu pernah menyusui sambil mainan hp, sekarang gak lagi, karena pernah akhirnya hp jatuh kepentok kepala anak (bahaya) nangis kejer kesakitan. Terus sama baca artikel gak baik sinyal hp ke anak.” Kata Bunda Risa.

Tak hanya satu ibu yang berpengalaman sama. Bunda Wulan juga pernah tak sengaja menjatuhkan hpnya hingga menimpa pipi si kecil. “Saya pernah gitu juga bunda, mau selfie sama anak sambil tiduran, hpnya jatuh kena pipinya nangis kesakitan, pernah saya nonton videonya radiasi hp ke otak anak sangat berbahaya. Diusahakan hpnya jauh dari anak apalagi kalo sedang telpon ya bunda” ujar Bunda Wulan.

Jadi bun, bagaimana? Semua keputusan kembali lagi kepada kalian para ibu, memilih untuk memperhatikan bayi saat menyusui dengan tidak melewatkan momen lucu satu pun bersama bayi anda atau memilih terus menggunakan gadget saat menyusui dengan menerima resiko yang sedemikian banyak. Apapun itu bun, semoga semua bisa bijak dalam penggunaan gadget, memperhatikan dan menempatkan pada waktu dan tempat yang semestinya.

Salah satu hormon yang dapat menghasilkan ASI adalah hormon prolaktin yang didapat dari isapan bayi. Cukup dengan sering menyusui setidaknya 2 jam sekali, jika sedang bekerja ASI bisa sesering mungkin diperah, melakukan pijatan, menyusui setiap 2-3 jam, memompa ASI, skin to skin contact, kompres payudara, makanan yang memperbanyak ASI, sayur hijau, perbanyak minum air putih, mencoba posisi menyusui yang paling nyaman dan pas, rileks dan agar hasilnya maksimal bila perlu minum ASI Booster Tea. Pelancar ASI yang dapat lancarkan dan limpahkan ASI. Pelancar ASI andalan jutaan Ibu Menyusui.

 

About the author:

ASI Wajib 2 Tahun!

" Rekomendasi WHO dalam World Health Assembly Resolution 54.2, 2001 menyebutkan ASI minimal 2 tahun & MPASI setelah 6 bulan"

Nakibu.com diasuh oleh:

★ Fahmi nurul akbar (penulis, founder herba farmindo - asi booster tea)
★ Rainami (apoteker, tim farmasi herbafarmindo)
★ Li partic (konselor laktasi, penulis, herbalist)

ASI Booster Tea

Melancarkan ASI dalam 24-72 jam. yuks jadi agennya!
hubungi (retail & grosir) :
082302501966
081808544417
085749247620

Back to Top

Please wait...

Yuks, berlangganan informasi gratis!

Masukkan email anda untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Parenting, ASI, dan Menyusui. Gratis!!! (Informasi data pribadi dijamin aman dan tidak disalahgunakan)