Bayi Muntah Setelah Diberi ASI? Kenapa?

Bayi Muntah Setelah Diberi ASI? Kenapa?

Comments Off on Bayi Muntah Setelah Diberi ASI? Kenapa?

Hal yang wajar bayi dibawah 4 bulan gumoh dan muntah seiring dengan bertambahnya usia hal itu akan berkurang sekitar 8-10% pada usia 9-12 bulan dan 5% pada usia 18 bulan, meski tergolong normal gumoh yang berlebihan juga dapat menyebabkan komplikasi yang akan mengganggu pertumbuhan bayi.

Sebelum membahas lebih lebar… bunda tau tidak, perbedaan Gumoh dengan Muntah?

Kalo gumoh itu semacam meludah seperti ilustrasi air yang mengalir kebawah bisa sedikit atau banyak, bersifat spontan, beda dengan muntah, kalo muntah itu biasanya dalam jumlah banyak dan dengan kekuatan serta atau tanpa kontraksi lambung dan keduanya merupakan pengeluaran isi lambung.

Apa saja penyebab gumoh dan muntah pada bayi?

  1. Posisi menyusui yang salah

Posisi menyusui bunda miring dan bayi terlentang akibatnya asi masuk ke saluran pernafasan dan sikecil bisa gumoh

  1. Lubang dot bayi

Biasanya bayi memakai dot dengan lubang besar lalu diberi dot dengan lubang kecil akibatnya bayi malas mengisap karena susu yang keluar hanya sedikit, susu tetap berada di mulut bayi dan angin banyak masuk ke lambung membuat bayi muntah

  1. Bayi yang terlalu aktif

Bayi yang terus bergerak ketika menangis akan membuat tekanan pada perutnya tinggi dan keluar dalam bentuk muntah dan gumoh

  1. Melebihi kapasitas lambung bayi

Lambung bayi memiliki kapasitasnya sendiri, misal makanan pertama belum sampe usus sudah diberi makanan lagi, akibatnya si kecil muntah

  1. Kerja klep penutup lambung belum berfungsi sempurna

Antara pencernaan atas dan lambung terdapat klep penutup lambung yang dimana pada bayi bagian itu belum sempurna

Bagaimana cara mengurangi gumoh atau muntah pada bayi?

  1. Perhatikan posisi bayi saat menyusu

pastikan bayi tidak pada posisi terlentang dan tetap tegak kurang lebih 30 menit setelah menyusu atau posisikan kepala lebih tinggi daripada kaki (membentuk sudut 450)

  1. Atur jumlah ASI/susu yang diberikan

Kontrol pemberian ASI/susu misal sedikit tapi sering

  1. Usahakan bayi bersendawa

Pastikan bayi bersendawa setelah menyusu dan diantara 2 waktu menyusu

  1. Perhatikan lubang dot

Bila terlalu kecil akan membuat angin banyak masuk, bila terlalu besar akan membuat ASI/susu akan mengalir deras

  1. Beri ASI sebelum ia benar-benar lapar

karena saat ia lapar ia akan tergesa-gesa untuk meminum ASI

  1. Miringkan atau tengkurapkan bayi saat gumoh atau muntah

Jangan langsung angkat bayi saat ia gumoh karena dapat berakibat gumohnya masuk lagi ke saluran pernafasan (paru-paru) maka dari itu hindari bayi dari tersedak, tengkurapkan atau miringkan biarkan ia gumoh atau muntah sampe tuntas.

  1. Biarkan bayi gumoh lewat hidung

muntah pada bayi bukan cuman lewat mulut tapi juga hidung karena mulut, hidung dan tenggorokan memiliki saluran yang berhubungan, ada yang sebagian lewat mulut dan sebagiannya lagi lewat hidung, hal ini lebih baik daripada cairan dihirup kembali dan masuk kedalam paru-paru hal ini dapat berakibat radang atau infeksi

  1. Hindarkan aktivitas bayi yang berlebihan

karena rentan tekanan pada perut menjadi tinggi ketika bayi lebih sering menangis dan bergerak rewel

Gumoh maupun muntah, keduanya merupakan hal biasa dan tidak menandakan suatu hal yang serius, cuman memang ada sebagian kecil kasus  yang menjadi indikasi gangguan serius. Terus pantau tumbuh kembang bayi bunda saat setelah diberi ASI, beri ASI terbaik bunda untuk sikecil dengan menjaga pula asupan gizi dan nutrisi bunda selama menyusui, konsumsi makanan bergizi dan pastikan pula yang dapat membantu memperlancar ASI seperti ASI Booter Tea, kandungan bahan herbalnya telah diyakini oleh jutaan ibu menyusui dalam membantu memperlancar dan meningkatkan kuantitas ASI.

 

Salam asi,

 

Mau tau lebih banyak lagi info seputar ASI dan menyusui? langsung aja cusss googling di www.nakibu.com dan www.asi.web.id

About the author:

ASI Wajib 2 Tahun!

" Rekomendasi WHO dalam World Health Assembly Resolution 54.2, 2001 menyebutkan ASI minimal 2 tahun & MPASI setelah 6 bulan"

Nakibu.com diasuh oleh:

★ Fahmi nurul akbar (penulis, founder herba farmindo - asi booster tea)
★ Rainami (apoteker, tim farmasi herbafarmindo)
★ Li partic (konselor laktasi, penulis, herbalist)

ASI Booster Tea

Melancarkan ASI dalam 24-72 jam. yuks jadi agennya!
hubungi (retail & grosir) :
082302501966
081808544417
085749247620

Back to Top

Please wait...

Yuks, berlangganan informasi gratis!

Masukkan email anda untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Parenting, ASI, dan Menyusui. Gratis!!! (Informasi data pribadi dijamin aman dan tidak disalahgunakan)